Mosfet Jebol



Ada pribahasa mengatakan, sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit. Ya, mungkin itu kata kata yang pas buat saya yang belajar sesuatu hal dari berbagai pengalaman yang kemudian dirangkum di tampung kemudian menjadi sebuah tulisan seperti ini. Tahukah sobat bloger semua, bahwa salah satu kemungkinan terjadi kerusakan pada laptop adalah Mosfet Jebol.

Kerusakan mosfet seperti ini lebih berbahaya jika dibandingkan dengan laptop yang mati total yang disebabkan karena rusaknya kapasitor. Jika rusaknya disebabkan karena rusaknya kapasitor, maka mosfet masih bisa memproteksi rell sehingga arus tidak menjalar kemana-mana. Berbeda jika mosfet short, maka arus akan sangat liar sehingga bisa menjalar ke rell vin yang tentu saja banyak terhubung kekomponen sensitif lain.  Berikut sedikit tips agar tidak terjadi kerusakan yang bertambah parah saat terjadi kerusakan pada laptop. Ikuti langkah - langkah berikut :
  • Saat melakukan test pada laptop yang mati total (sebelum dieksekusi) jangan terlalu lama memasukkan sumber listrik baik battery atau charger. Alangkah baiknya jika meggunakan charger saja.
  • Setelah terdeteksi, atau ada perkiraan mosfet jebol, jangan memaksa memasukkan charger, cek tanpa sumber arus menggukan AVO meter.
  • Segera pisahkan rell yang terdeteksi jebol mosfetnya karena biasanya ada komponen pendamping yang ikutan jebol.

Sat running test, segera cek temperatur komponen sensitif seperti chipset, mosfet atau ic power dengan cara menyentuhnya langsung menggunakan jari tangan. Begitu terdeteksi ada komponen yang panas berlebihan segera cabut charger, SEGERA! karena panas berlebih juga bisa disebabkan mosfet bermasalah.

Inilah beberapa langkah antisipasi saat perbaikan pada laptop yang kerusakannya disebabkan karena mosfet jebol.

Semoga bermanfaat...

Related Posts: